Home
kpusda
POTENSI KERAWANAN PEMILIH DI KECAMATAN JABON

POTENSI KERAWANAN PEMILIH DI KECAMATAN JABON


Rabu, 2018-01-10 - 08:24:29 WIB

kpud-sidoarjokab.go.id –Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 akan diselenggarakan pada 27 juni 2018,  KPU Sidoarjo terus bekerja keras untuk menyelesaikan Tahapan tahapan yang harus di laksanakan, saat ini telah sampai pada persiapan pemutakhiran data pemilih.

Sebaimana telah di intruksikan oleh KPU Sidoarjo melalui Ketuanya,  bahwa seluruh PPK Kecamatan saat ini harus menyelesaikan seluruh tahapan dengan bekerja keras dan mencermati setiap tahapannya, selalu bekerjasama dan jalin komunikasi dengan PPS,  terang M. Zaenal Abidin M.pdi.

Seperti yang dilakukan oleh PPK Kecamatan Jabon saat ini, 9/1/2018 di sekretariat PPK Jabon, selain menyelesaikan tahapan pemutakhiran data juga memetakan potensi kerawanan ketika pendataan proses pemilihan berlangsung.

Menurut Deny Isnan Zainy anggota PPK Kecamatan Jabon, ada beberapa desa yg akan kita kawal terus dan kita pastikan meminimalisir kejadian yg berpotensi masalah, diantaranya di Desa Besuki eks Korban Lumpur Lapindo, desa tersebut secara administrasi ada penduduknya masih berKTP Desa Besuki namun sudah pindah tempat tinggal bahkan semuanya, sebagian besar penduduknya pindah di desa Panggreh dan dukuhsari kec jabon sidoarjo dan di desa legok kec. Gempol Pasuruan, sedang yg masih tercatat di DP4 sekitar 1600 pemilih.

Kemudian Desa Pejarakan,  juga desa eks Korban Lumpur Lapindo, desa tersebut wilayahnya masih tersisa 1 RW atau 200 pemilih yg masih berada di desa pejarakan, sebagian besar sudah berpindah tempat tinggal, di luar jabon bahkan di wilayah pasuruan, di DP4 masih tercatat sekitar 600 pemilih.

Ada lagi desa  Kupang terdapat beberapa dusun yg terpencil terpisah sungai berantas berada di wilayah tambak pesisir jabon. yaitu dusun kalialo, tanjungsari dan tegalsari, jarak masing2 dusun sekitar 1 s/d 2 KM, jarak wilayah ini akan perpotensi enggannya pemilih datang untuk mencoblos karena jarak.

Masih menurut Deny, selanjutnya desa Kedungpandan, desa ini yg paling luas wilayahnya dan jarak antara satu dusun ke dusun yg lain sekitar 3 s/d 5 km yaitu dusun Pandansari dan juga terdapat wilayah terpencil terpisah oleh sungai berantas dan pulau kecil diantaranya pulodem yang dihuni 5 kk.

Yang terakhir Desa Tambak Kalisogo, desa ini juga terpisah sungai berantas, desa ini terbagi 3 bagian besar yaitu di dusun Bangunsari utara sungai berantas ada pemilih sekitar 900 pemilih, kemudian di selatan sungai ada dusun kalisogo ada 1000 pemilih, dan di dusun bangun rejo sekitar 300 pemilih,
Di desa ini jatah TPS hanya 4 TPS,  yg jadi potensi permasalahan jarak antara kalisogo dg dusun bangunrejo sekitar 4 km, bila dipaksakan dg 4 TPS maka 2 TPS di utara sungai dan 2 TPS diselatan sungai, yg di utara tdk ada masalah meski terpencil namun yg diselatan sungai 2 TPS ketika di tempatkan di kalisogo maka pemilih yg dari bangunrejo enggan untuk memilih karena jarak, atau sebaliknya. (Ochet/KSJ)

https://sedulurjabon.wordpress.com/2018/01/09/potensi-kerawanan-pemilih-di-kecamatan-jabon/


Share Berita


Komentari Berita