Home
kpusda
PEMETAAN DP4, PPS TROPODO UNDANG PPK WARU

PEMETAAN DP4, PPS TROPODO UNDANG PPK WARU


Rabu, 2018-01-10 - 08:12:47 WIB

kpud-sidoarjokab.go.id –Tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 mulai memasuki tahapan penting.

Ini karena terkait akan dipetakannya DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu). Jadwal resmi coklit (pencocokan dan penelitian) secara resmi memang belum dimulai.

Demi mendapatkan penjelasan rinci terkait DP4, PPS Desa Tropodo melakukan koordinasi dengan PPK Waru pada Selasa (9/1) pukul 19.00 Wib di Lesehan Kepuh kiriman At-Tauhid Tropodo. Pertemuan yang difasilitasi PPS Tropodo tersebut berlangsung dengan serius meski terkadang diselingi candaan.

 “Sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan KPU, coklit akan dilakukan mulai tanggal 20 Januari 2018, namun saat ini PPS sudah mulai memetakan DP4 agar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih(PPDP) tidak kesulitan ketika melakukan coklit,” jelas Zainul Abidin, PPK Waru divisi data memulai penjelasan.

Dalam kesempatan tersebut anggota PPS minta dijelaskan terkait DP4 yang berada di TPS 00. Seperti yang disampaikan oleh M. Taufik, salah satu anggota PPS. Sebab menurutnya, data yang ada di TPS 00 sangat banyak, ribuan.

“Tentunya ini menjadi pekerjaan yang lumayan berat, apalagi jumlah TPS di Tropodo paling banyak dibandingkan desa lainnya di Kecamatan Waru dengan jumlah pemilih mencapai 15 ribu jiwa dengan 31 TPS,” jelas M. Taufik.

Menyikapi persoalan tersebut, Zainul Abidin menjelaskan bahwa memang yang menjadi fokus pekerjaan yang harus dilakukan terkait dengan DP4 adalah memindahkan pemilih yang berada di TPS 00 ke TPS yang ada.

“Karena itu memang harus ada koordinasi yang baik antara PPS, PPDP, dan ketua RT atau RW. Karena pemindahan pemilih ke TPS juga harus memperhatikan faktor jarak rumah dengan TPS,” jelas Zainul

Ditambahkan oleh warga Medaeng ini, bahwa keluhan petugas di lapangan terkait besarnya DP4 yang berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 00 memang wajar. Ditambah dengan ketidakjelasan alamat pemilih. Namun, hendaknya itu tidak dijadikan beban. Sebab kalau dirasa menjadi beban, rasanya berat untuk melangka. Dijalani saja.

“Intinya ketika ada kendala PPK siap membantu,” pungkasnya.

Sementara itu, H. Saiful Arif. M.Pd.I, ketua PPK waru menyambut antusias PPS Tropodo yang secara khusus mengundang anggota PPK.

"Tentunya ini akan semakin menguatkan  hubungan PPS dan PPK. Tidak hanya itu, dengan adanya koordinasi seperti ini setiap masalah insyaAllah akan dapat ditemukan jalan keluarnya," jelasnya

Tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur memang memasuki tahap baru. Apalagi KPU secara resmi membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Jatim 2018 pada tanggal 8-10 Januari 2018. (Emha/PPK Waru)


Share Berita


Komentari Berita